page-head

Detail News

Perdagangan Futures: Kontrak, Instrument & Manfaatnya (Part 2)

Perdagangan Futures: Kontrak, Instrument & Manfaatnya (Part 2)

Apa itu Batas Harga (Price Limits) dan Pita Harga (Price Banding)?

Batas Harga (Price Limits)

Batas harga adalah jangkauan harga maksimum yang diperbolehkan untuk suatu kontrak futures dalam setiap sesi perdagangan.

  • Batas harga ini diukur dalam tick dan berbeda-beda tergantung pada jenis produk.
  • Ketika harga mencapai batas maksimum, tindakan yang diambil tergantung pada produk yang diperdagangkan:
    • Beberapa pasar mungkin dihentikan sementara hingga batas harga diperluas.
    • Atau perdagangan bisa dihentikan untuk hari itu sesuai aturan regulasi.
  • Setiap kontrak futures memiliki aturan batas harga yang berbeda. Misalnya: futures indeks saham memiliki aturan berbeda dibandingkan futures komoditas pertanian.

Perhitungan Batas Harga (Calculating Price Limits)

  • Batas harga dihitung ulang setiap hari dan tetap berlaku untuk seluruh hari perdagangan, kecuali pada beberapa pasar dengan pengiriman fisik, di mana batas harga dihapus sebelum kedaluwarsa agar harga futures bisa mendekati harga komoditas dasarnya.
  • Biasanya, futures komoditas pertanian lebih sering mencapai batas atas (limit up) atau batas bawah (limit down) dibandingkan futures indeks saham, yang jarang sekali mencapai batas tersebut.
  • Saat memperdagangkan produk tertentu, penting untuk memahami batas harga dan mekanisme yang terjadi saat batas tercapai.
  • Trader juga mengetahui bahwa batas harga bisa tercapai lebih dari satu sesi berturut-turut, meskipun perluasan ambang batas harga dalam beberapa tahun terakhir telah mengurangi frekuensi kejadian ini.

Pita Harga (Price Banding)

Pita harga adalah mekanisme serupa yang memvalidasi semua order berdasarkan rentang harga dan menolak order di luar pita harga untuk menjaga keteraturan pasar.

  • Pita harga dihitung secara dinamis untuk setiap produk berdasarkan harga terakhir, ditambah atau dikurangi nilai pita tetap.
  • Dengan demikian, jika pasar bergerak cepat ke satu arah, pita harga menyesuaikan secara dinamis untuk mengakomodasi rentang perdagangan baru.

Perlu dicatat bahwa trader tetap bisa menempatkan order di luar batas harga harian. Order ini akan dieksekusi ketika batas harga dan pita harga bergerak ke dalam rentang yang ditentukan. Dengan demikian, trader tetap memiliki kemampuan untuk menempatkan order good-til-canceled (GTC) atau good-til-date (GTD) baik di dalam maupun di luar batas harga harian.

Dalam beberapa tahun terakhir, frekuensi pasar mencapai limit up atau limit down semakin berkurang, tetapi tetap penting untuk mengetahui aturan harga ini saat melakukan perdagangan.

Secara sederhana, kedua mekanisme ini melindungi pasar dari fluktuasi harga yang terlalu tajam dan memberi kesempatan bagi trader untuk merespons berita atau kejadian besar secara lebih terkontrol.

Unit Kontrak (Contract Unit)

Unit kontrak adalah ukuran standar yang unik untuk setiap kontrak futures dan dapat didasarkan pada volume, berat, atau ukuran finansial, tergantung pada kontrak dan produk atau pasar yang menjadi aset dasar.

Nilai Nominal Kontrak (Contract Notional Value)

Nilai nominal kontrak, juga dikenal sebagai nilai kontrak (contract value), adalah ekspresi finansial dari unit kontrak dikalikan dengan harga kontrak futures saat ini.

Pentingnya Unit Kontrak dan Nilai Nominal

Nilai nominal dapat digunakan untuk menghitung rasio lindung nilai (hedge ratio) dibandingkan dengan kontrak futures lain atau posisi risiko lainnya di pasar aset dasar terkait.

Transparasi Pasar Futures (Mark-to-Market)

Salah satu ciri khas pasar futures adalah harga mark-to-market (MTM) harian untuk semua kontrak. Harga penyelesaian harian terakhir untuk kontrak futures sama untuk semua peserta.

Sebelum reformasi regulasi pasca krisis keuangan 2007-2008, MTM merupakan perbedaan utama antara futures dan forwards. Sebelum reformasi tersebut, sebagian besar kontrak forward dan swap OTC tidak memiliki harga penyelesaian harian resmi, sehingga klien hanya mengetahui variasi harian melalui model penetapan harga teoretis.

Di pasar futures, bursa menetapkan harga penyelesaian harian resmi. Meskipun kontrak dapat memiliki formula penutupan dan penyelesaian harian yang sedikit berbeda sesuai ketentuan bursa, metodologi tersebut diungkapkan sepenuhnya dalam spesifikasi kontrak dan buku aturan bursa.

Memahami Margin

  • Margin Sekuritas adalah uang yang Anda pinjam sebagai pembayaran awal sebagian, hingga 50% dari harga pembelian, untuk membeli dan memiliki saham, obligasi, atau ETF. Praktik ini sering disebut buying on margin.
  • Margin Futures adalah jumlah uang yang harus Anda setorkan dan simpan di broker saat membuka posisi futures. Ini bukan pembayaran awal dan Anda tidak memiliki komoditas dasar.
  • Margin futures umumnya lebih kecil dibanding nilai nominal kontrak, biasanya 3–12% per kontrak, dibandingkan margin sekuritas yang bisa mencapai 50% dari nilai nominal.

Margin Bergerak Bersama Pasar

  • Saat pasar bergerak cepat dan fluktuasi harga harian meningkat, kondisi pasar dan metodologi margin bursa kliring dapat meningkatkan persyaratan margin untuk mengantisipasi risiko lebih tinggi.
  • Jika kondisi pasar dan metodologi margin memungkinkan, persyaratan margin dapat dikurangi.

Jenis Margin Futures

  • Initial Margin
    • Jumlah dana yang diperlukan oleh Company Clearing untuk membuka posisi futures.
    • Broker Anda mungkin juga mengumpulkan tambahan dana untuk disetorkan.
  • Maintenance Margin
    • Jumlah minimum yang harus dipertahankan setiap saat dalam akun Anda.

Jika dana dalam akun Anda turun di bawah level maintenance margin, beberapa hal bisa terjadi:

  • Anda dapat menerima margin call, yang mengharuskan menambah dana segera agar kembali ke level initial margin.
  • Jika tidak bisa memenuhi margin call, Anda mungkin harus mengurangi posisi sesuai jumlah dana yang tersisa.
  • Posisi Anda dapat dilunasi otomatis jika turun di bawah level maintenance margin.

Jadi Margin futures adalah jumlah uang yang harus Anda setorkan dan simpan di broker saat membuka posisi futures. Ini bukan pembayaran awal, dan Anda tidak memiliki komoditas dasar.

Istilah margin digunakan di berbagai pasar keuangan. Namun, terdapat perbedaan antara margin sekuritas dan margin futures. Memahami perbedaan ini sangat penting sebelum memperdagangkan kontrak futures.

Memahami Kedaluwarsa (Expiration) dan Pergantian Kontrak (Contract Roll) pada Futures

Masa Hidup Kontrak Futures

Kontrak futures memiliki masa hidup terbatas yang memengaruhi hasil perdagangan dan strategi keluar (exit strategy). Dua istilah penting terkait kedaluwarsa adalah expiration dan rollover.

Opsi Kedaluwarsa Kontrak
Tanggal kedaluwarsa adalah hari terakhir Anda bisa memperdagangkan kontrak. Biasanya jatuh pada Jumat ketiga bulan kedaluwarsa, namun bisa berbeda untuk setiap kontrak.

Sebelum kedaluwarsa, trader memiliki tiga opsi:

  • Offset Posisi
    • Offset atau melikuidasi posisi adalah cara paling sederhana dan umum untuk keluar dari perdagangan.
    • Trader mengambil transaksi berlawanan dan setara untuk menetralkan posisi.
  • Rollover (Pergantian Kontrak)
    • Rollover adalah memindahkan posisi dari kontrak bulan depan (front month) ke kontrak yang lebih jauh di masa depan.
    • Trader memantau volume kontrak yang akan kadaluarsa dan kontrak berikutnya untuk menentukan waktu rollover.
  • Settlement (Penyelesaian)
    • Jika posisi tidak di-offset atau di-roll, kontrak akan berakhir dan masuk penyelesaian.
    • Posisi short harus mengirim aset dasar, sedangkan posisi long harus menerima aset dasar. Penyelesaian bisa berupa fisik atau tunai, tergantung pasar.

Mengetahui cara mengelola posisi futures saat rollover dan expiration penting karena akan langsung memengaruhi hasil perdagangan Anda.

Price Discovery

Price discovery adalah proses menentukan harga umum untuk suatu aset. Proses ini terjadi setiap kali penjual dan pembeli berinteraksi di bursa yang diatur.

Karena efisiensi pasar futures dan kemampuan informasi disebarkan secara instan, harga bid (beli) dan ask (jual) tersedia untuk semua peserta dan diperbarui secara real-time di seluruh dunia.

Penemuan harga merupakan hasil dari interaksi antara penjual dan pembeli, atau dengan kata lain antara penawaran dan permintaan, yang terjadi ribuan kali setiap hari di pasar futures.

Lingkungan perdagangan berbasis lelang (auction-type) memungkinkan trader menemukan transaksi yang dianggap adil dan efisien. Misalnya: trader di Eropa yang memperdagangkan kontrak Jagung (Corn futures, ZC) dan trader di Australia yang memperdagangkan kontrak yang sama akan melihat harga bid dan ask yang sama secara bersamaan di platform mereka, sehingga transaksi menjadi transparan.

Harga di pasar futures selalu berubah mengikuti penawaran dan permintaan, serta berita global. Setiap berita bisa memengaruhi penawaran atau permintaan suatu aset, sehingga pembeli dan penjual menyesuaikan harga mereka pada setiap transaksi. Inilah sebabnya harga selalu berfluktuasi.

Trader:

  • Trader dapat mengandalkan kutipan harga yang terlihat di layar dan yakin bahwa mereka mendapatkan harga terbaik dan sama dengan semua trader lain yang memperdagangkan produk yang sama pada saat yang sama.
  • Order kecil seorang trader ritel diperlakukan sama dengan order besar dari trader institusional, keduanya membayar atau menerima harga yang sama untuk kontrak mereka.

Sistem lelang terbuka memastikan bahwa semua informasi yang tersedia tercermin dalam harga saat ini, meningkatkan efisiensi pasar dan keandalan harga dari satu transaksi ke transaksi berikutnya.

Hasilnya adalah pasar global yang memungkinkan penemuan harga yang adil, efisien, dan transparan.

.... end